Si Unyil XIII: Panggung Ceria Anak-Anak Menumbuhkan Potensi Islami

oleh Rr.Nayfa

Masih dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1447 Hijriah, PR IPM Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta kembali menghadirkan Si Unyil (Semarak Uji Nyali Insan Cilik) XIII, sebuah agenda tahunan yang konsisten menjadi wadah pengembangan anak-anak untuk belajar berani, berekspresi, dan berprestasi.
Menyulut semangat cilik, Si Unyil XIII menyatukan potensi, prestasi, dan pekerti. Ini adalah ajang gerak bakat yang berlandaskan karakter Islami, membentuk pondasi kokoh menuju generasi peradaban masa depan. Anak-anak diajak untuk mengenali kemampuan diri mereka melalui kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan kaya akan nilai-nilai Islam.

Pada pelaksanaannya, Si Unyil XIII digelar secara offline dan online. Kegiatan offline berlangsung pada 18 Januari 2026 di Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta dan diikuti oleh peserta SD/MI sederajat se-Jawa kelas 1–5, sementara kompetisi online diikuti oleh peserta SMP/MTs sederajat se-Jawa. Skema ini membuka kesempatan yang lebih luas bagi insan cilik untuk berpartisipasi sesuai minat dan jenjangnya.

Berbagai cabang lomba diselenggarakan, di antaranya Musabaqah Tartil Al-Qur’an, Musabaqah Hifdzil Al-Qur’an, Pildacil, mewarnai, mendongeng, story telling, serta cerdas cermat agama. Selain itu, terdapat lomba adzan khusus peserta putra, serta lomba pidato bahasa Inggris (speech) dan pidato bahasa Arab (muhadharah) yang dilaksanakan secara daring. Seluruh cabang lomba dirancang sebagai sarana melatih keberanian, kreativitas, dan rasa percaya diri anak sejak usia dini.

Acara berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari peserta dan pendamping. Selain kompetisi yang penuh semangat, kehadiran stan kuliner turut menjadikan suasana lebih hidup. Sesi pembagian doorprize lewat kuis pertanyaan seru menjadi penutup kemeriahan yang paling dinantikan oleh seluruh peserta.
Apresiasi juga datang dari wali peserta. Salah satunya menyampaikan bahwa Si Unyil menjadi wadah alternatif yang penting bagi anak-anak.

“Anak saya sudah mengikuti Si Unyil beberapa kali. Menurut saya, acara ini bagus karena anak-anak tidak hanya fokus akademik, tetapi juga memiliki ruang untuk berkompetisi dan mengembangkan sisi seni serta keberanian mereka, sukses terus Si Unyil tahun tahun berikutnya.”

Kemeriahan Si Unyil XIII semakin lengkap dengan kehadiran guest star Kak Ranger, yang membawakan dongeng interaktif penuh pesan dan keceriaan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang serta pembagian piala dan penghargaan, sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan keberanian seluruh peserta.

Melalui Si Unyil XIII, PR IPM Mu’allimaat kembali hadir dengan kegiatan yang mendukung tumbuh kembang anak. Sebagai wadah eksplorasi untuk membentuk generasi Islami yang kreatif, berani, dan percaya diri.

Kabar Lainnya