oleh: Ahda Zaskia dan Maulida Hilyaturahma
Menjadi lentera yang menerangi abad ketidaktahuan dunia, di tengah gegap gempita berita faktual dan kabar burung. Seolah pelita yang menerangi setiap jiwa yang penuh abstrak dan kreatif. Merajut kata penuh makna, melukis sketsa dengan terampil menghasilkan maha karya abadi. Lembaga Pers Pelita Mu’allimaat hadir menjadi pelita hangat bagi ikatan madrasah.
Pemetik gambar dengan balutan rompi hitam siap berkelana dengan teriknya matahari dan dinginnya malam. Berlarian mengejar aktivitas eksotis memikat mata siap dihidangkan dengan elok. Lelah menjadi sahabat karib mengejar waktu sebelum hari berjempalitan habis seraya mengalihkan gambar yang tertangkap kamera ke map kami. Menguraikan acara menjadi sebuah kata, bergulat dengan sinyal lambat berputar, dan cakap-cakap singkat dengan pemegang acara.
Sang reporter handal perajut kata. Perencana besar setiap tahunnya mewariskan ide gemilang. Majalah, Pelakon utama pelita ini. Lembar demi lembar mengantongi rangkaian proses panjang agar dapat menggandeng menjadi satu. Si pengulas dinding menjadi mading dan penadah karya-karya cemerlang.
Otak dari segala tindakan. Si pencari fakta unik mengelilingi sudut-sudut madrasah. Penghibur dengan segala fakta uniknya. Mengembangkan segala aktivitas-aktivitas terkini. Sang otak handal yang dapat diandalkan dalam segala situasinya.
Pengedit handal. Berkutat dengan cerahnya layar, berpikir konsep maupun ide apalagi yang belum pernah orang-orang lihat sebelumnya. Mencari konsep yang tidak akan pernah basi dan memukau gemilang mengisi warna Lembaga Pers Pelita Mu’allimaat. Pelengkap dan komponen utama dari organisasi ini, si layouter handal dan sigap memenuhi keinginan sobat kweekers.


